Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian dan Non Penelitian Serta Angka Kreditnya!

Hallo, Salam kembali kita berjumpa. Informasi terbaru dari Admin nih tentang Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian dan Non Penelitian Serta Angka Kreditnya!. Yang dikutip dari naikpangkat.com.

Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah – Artikel ilmiah adalah suatu artikel yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan.

Kaidah-kaidah keilmuan berarti bahwa artikel ilmiah menggunakan metode ilmiah di dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan bahasa baku dan tata tulis ilmiah.

Serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang lain; objektif, logis, empiris, lugas, jelas, dan konsisten.

Artikel ilmiah terbagi menjadi dua, yaitu artikel berupa hasil penelitan dan artikel berupa hasil pemikiran, analisis ilmiah, dan kajian teori.

Ciri-ciri Artikel Ilmiah

Untuk memahami artikel ilmiah, ada beberapa ciri-ciri yang perlu dipahami, yaitu sebagai berikut.

  • Objektif, artinya isi artikel ilmiah tersebut hanya dapat dikembangkan secara aktual dan eksis, maksudnya adalah eksistensi fenomena yang menjadi fokus bahasannya berbeda antarbidang ilmu satu dengan yang lainnya
  • Rasional
  • Kritis, karena berfungsi sebagai wahana menyampaikan kritik timbal balik terhadap suatu permasalahan yang dijelaskan dalam artikel tersebut
  • Reserved, maksudnya adalah menahan diri, hati-hati, dan tidak mudah overclaiming, jujur, lugas, dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.
  • Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa yang formal atau baku, sehingga fokus dalam ilmu dan tidak menggunakan gaya bahasa tertentu dalam penulisannya
  • Pengutipan sumber jelas dan disertai dengan daftar pustaka.
Penetapan Angka Kredit (AK) Artikel Ilmiah
  • Artikel yang dimuat dalam majalah/ jurnal ilmiah tingkat nasional dan pada satuan hasil artikel ilmiah di majalah/ jurnal yang terakreditasi menghasilkan AK sebanyak 3;
  • Artikel yang dimuat dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat kabupaten / kota dan pada satuan hasil artikel ilmiah di majalah/ jurnal menghasilkan AK sebanyak 2; dan
  • Artikel yang dimuat dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat kabupaten / kota dan pada satuan hasil artikel ilmiah di majalah/ jurnal menghasilkan AK sebanyak 1.

Halaman berikutnya

Ketentuan sistematika penulisan artikel..



Semoga Informasi di atas bermanfaat bagi kita semua. Majukan Pendidikan Indonesia yang bermartabat dan berkualitas.


EmoticonEmoticon