Abdullah Azwar Anas, sebagai MenPAN RB, memberikan berita baik kepada guru honorer yang tidak lulus atau belum mendapatkan penempatan dalam seleksi PPPK guru 2023.
Menurut kabar yang disampaikan dari sumber yang dipetik dari jpnn.com, Menteri Anas menegaskan bahwa seleksi PPPK tahun 2024 akan tetap memberikan prioritas kepada honorer K2 dan Non K2. Kebijakan ini masih menekankan pemenuhan kebutuhan utama layanan, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, fokus pemerintah akan difokuskan pada pemerataan guru di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di tahun mendatang. Pemerintah juga berencana memberikan kesempatan kepada guru honorer yang telah berdedikasi di daerah 3T untuk dapat menjadi PPPK.
Dalam konteks ini, kebutuhan akan guru tetap tinggi, terutama yang dapat diisi oleh guru honorer. Namun, masih ada masalah terkait kualifikasi, kualitas, kompetensi, dan honor yang belum terstandar pada sebagian guru honorer yang direkrut oleh Pemda dan satuan pendidikan.
Selama dua tahun terakhir, pemenuhan kebutuhan guru di sekolah negeri masih belum maksimal. Dari 1.233.961 formasi yang dibutuhkan, hanya 544.292 guru yang lulus menjadi guru ASN PPPK.
Tidak hanya guru, kebutuhan akan Tendik (Tenaga Kependidikan) juga belum terakomodasi dalam seleksi PPPK tahun 2021 dan 2022. Tahun 2023 ini, diperlukan perekrutan 601.174 formasi, namun yang diajukan oleh Pemda hanya 296.059.
Diperkirakan bahwa penuntasan formasi PPPK guru tahun 2024 akan mencapai 305.115 jika asumsi terpenuhinya formasi PPPK 2022 sebesar 100%. Selain itu, masih ada kebutuhan untuk Tendik sebanyak 82.717.
Ruang Talenta Guru (RTG)
Kebijakan baru dari Kemdikbud, melalui Ruang Talenta Guru, akan maksimalkan pengangkatan guru honorer menjadi ASN PPPK yang akan diterapkan mulai tahun 2024.
Platform ini akan menghubungkan calon guru dengan KS/Satdik yang membutuhkan guru dan memfasilitasi penempatan guru ke daerah dengan kekurangan peminat.
Platform ini dirancang untuk mempermudah satuan pendidikan dalam mencari guru yang mereka butuhkan secara tepat, sehingga rekrutmen dapat dilakukan lebih efisien. Kepala sekolah dapat mengakses platform ini untuk merekrut guru sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus menunggu rekrutmen nasional.
Kemendikbud menggagas Ruang Talenta untuk Guru. Kebijakan ini juga masih berkaitan dengan UU 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Platform tersebut menyediakan para calon guru yang merupakan guru honorer yang lulus seleksi, lulusan Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPG), dan calon guru ASN.
Ruang Talenta untuk Guru nantinya akan menyiapkan calon guru baru sesuai dengan jumlah guru yang akan pensiun.
Halaman selanjutnya,
Proses seleksi guru honorer akan dilakukan…
Artikel MenPAN RB Siapkan Kebijakan Baru Untuk Guru Honorer Yang Gagal dalam Seleksi PPPK Guru 2023 pertama kali tampil pada WartaGuru.ID.
Semoga artikel informasi di atas mengenai MenPAN RB Siapkan Kebijakan Baru Untuk Guru Honorer Yang Gagal dalam Seleksi PPPK Guru 2023 bermanfaat dan menambah pengetahuan serta ilmu kita semua.
EmoticonEmoticon